Saat Kemarau Menguji, Warga dan TNI Bersatu dalam Doa Memohon Hujan
BOLMONG UTARA – Ratusan warga Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, mengikuti Shalat Istisqa untuk memohon hujan dan keberkahan di tengah kemarau yang berkepanjangan.
Shalat tersebut digelar di Lapangan Olahraga Desa Bohabak I, Kecamatan Bolangitang Timur, Kamis (20/08/2026), mulai pukul 06.30 Wita.
Kegiatan diikuti sejumlah unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda serta masyarakat dari wilayah Kecamatan Bolangitang Timur.
Wakil Bupati Bolmong Utara Moh. Aditya Pontoh, Camat Bolangitang Timur Sarif Monti, Ustaz Ruslan Demanto, S.Th.I., serta Kapolsek Bolangitang IPDA R. Sondeng hadir dalam kegiatan tersebut. Dari unsur TNI, kegiatan diikuti Serma Sarif Ratusmanga yang mewakili Plh. Danramil 1303-14/Bolangitang.
Para Sangadi se-Kecamatan Bolangitang Timur beserta aparat kecamatan dan desa juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Setelah shalat, para jamaah mengikuti khotbah yang disampaikan Bambang Soronoto. Ia mengajak masyarakat memperbanyak zikir dan memohon ampun kepada Allah SWT serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Bambang juga mengingatkan masyarakat agar menjaga lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat merusak alam.
“Salat Istisqa merupakan bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diturunkan hujan dan keberkahan,” ujar Bambang dalam khotbahnya.
Sementara itu, Serma Sarif Ratusmanga mengatakan kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat.
“Kami hadir bersama masyarakat dalam ikhtiar dan doa ini. Harapan kita, hujan segera turun sehingga kondisi kemarau yang berkepanjangan dapat segera teratasi dan masyarakat memperoleh keberkahan,” ucap Serma Sarif.
Menurut dia, kebersamaan antara aparat dan masyarakat diperlukan dalam menghadapi berbagai kondisi yang dirasakan bersama.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. TNI akan terus hadir di tengah masyarakat,” tuturnya.(Farisa)