Pemkot Kotamobagu Targetkan Pelayanan Publik Prima Lewat Penilaian Ombudsman RI 2026
MANADO – Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat (RVM), menghadiri agenda Entry Meeting Opini Ombudsman Republik Indonesia terkait Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Kota Manado pada Selasa (4/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam evaluasi dan penguatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di daerah. Melalui instrumen penilaian ini, Ombudsman RI mendorong seluruh pemerintah daerah untuk terus meningkatkan standar layanan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Kehadiran Wakil Wali Kota Rendy V. Mangkat dalam forum tersebut menegaskan komitmen nyata Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dalam mendukung perbaikan tata kelola pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Rendy menegaskan bahwa Pemkot Kotamobagu terus bergerak melakukan pembenahan di berbagai sektor pelayanan, mulai dari urusan administrasi pemerintahan hingga pelayanan langsung di lapangan.
“Penilaian ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus berbenah. Kami ingin memastikan kualitas pelayanan publik di Kotamobagu semakin baik, transparan, dan mampu menjawab harapan masyarakat,” ujar Rendy.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pemkot Kotamobagu berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang prima melalui berbagai inovasi, penguatan sistem internal, serta peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN).
Melalui kegiatan Entry Meeting ini, seluruh perangkat daerah diharapkan dapat memahami secara mendalam setiap indikator penilaian maladministrasi. Pemahaman ini krusial agar jajaran aparatur mampu mengimplementasikan standar pelayanan yang lebih baik di masa depan.
Dengan langkah terukur tersebut, Pemkot Kotamobagu optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Pemerintah daerah juga berkomitmen menciptakan pelayanan publik yang berkualitas, efektif, serta responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.(Dp)