Pabung Boltim Hadiri Pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Boltim Periode 2026–2031

0

BOLTIM –  Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Masa Bakti 2026–2031 resmi dilantik di Lantai III Kantor Bupati Boltim, Kamis (23/07/2026) malam.

Mewakili Dandim 1303/Bolaang Mongondow Letkol Inf Manashe Lomo SH MIP adalah Mayor Inf Jansen Neang selaku Pabung Boltim menghadiri kegiatan tersebut bersama Bupati Boltim Oskar Manoppo, Ketua PMI Provinsi Sulawesi Utara Kolonel CKM (Purn) dr. Fredrik Demmassabu, unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah serta para tamu undangan lainnya.

Prosesi diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PMI, dilanjutkan pembacaan tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, pembacaan Surat Keputusan, pengambilan sumpah dan ikrar pelantikan, penandatanganan berita acara serta penyerahan Surat Keputusan kepada Ketua PMI Kabupaten Boltim Masa Bakti 2026–2031.

Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Boltim yang baru dilantik, Rosita Manoppo Pobela, menegaskan komitmen membangun organisasi yang semakin profesional, transparan, adaptif serta mampu menjawab berbagai tantangan kemanusiaan melalui peningkatan kapasitas relawan, pelayanan donor darah, kesiapsiagaan bencana dan penguatan kemitraan.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Sulawesi Utara, Kolonel CKM (Purn) dr. Fredrik Demmassabu memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Boltim terhadap eksistensi PMI yang dinilai aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan di tingkat provinsi.

Bupati Boltim Oskar Manoppo menyampaikan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan amanah besar untuk terus menghadirkan pelayanan kemanusiaan bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Pada kesempatan tersebut, Mayor Inf Jansen Neang menyampaikan bahwa TNI melalui Kodim 1303/Bolaang Mongondow akan terus memperkuat sinergi dengan PMI sebagai bagian dari upaya membantu pemerintah daerah dalam pelayanan kemanusiaan.

“TNI memandang PMI sebagai mitra strategis dalam berbagai kegiatan sosial dan penanggulangan bencana. Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi kemanusiaan yang profesional. Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, PMI, TNI, Polri dan seluruh komponen masyarakat, kami optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin cepat, tepat dan menyentuh mereka yang membutuhkan,” ujar Pabung Boltim.(Farisa)