Progres 67 Persen, Babinsa dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan Perintis Garuda

0

BOLMONG — Di tengah semangat kebersamaan yang terus hidup di pedesaan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Lobong Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow, menjadi simbol kuat persatuan antara TNI dan masyarakat.

Suara adukan semen dari mesin molen, derap langkah pekerja, dan semangat gotong royong menyatu di lokasi pembangunan saat Babinsa Koramil 1303-02/Passi Praka Rahman, turun langsung membantu warga melaksanakan pengecoran blok pondasi tepi jauh, Selasa (19/05/2026).

Tanpa sekat, personel TNI dan masyarakat bekerja berdampingan demi mempercepat pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi akses penting bagi aktivitas warga sehari-hari.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan salah satu titik pembangunan yang berada di wilayah Kodim 1303/Bolmong dan menjadi bagian dari program Presiden Republik Indonesia dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Saat ini progres pembangunan jembatan telah mencapai 67 persen dan terus dikebut agar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Babinsa Koramil 1303-02/Passi Praka Rahman mengatakan, bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk membantu warga agar pembangunan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Jembatan ini nantinya sangat penting bagi masyarakat karena akan mempermudah akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga,” ujar Babinsa.

Menurutnya, kekompakan masyarakat Desa Lobong menjadi energi besar dalam percepatan pembangunan tersebut.

“Semangat gotong royong warga sangat tinggi. Ini membuktikan bahwa kebersamaan masih menjadi budaya yang kuat di tengah masyarakat,” tuturnya.

Keberadaan jembatan itu nantinya diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, terutama bagi petani dan warga yang setiap hari melintasi wilayah tersebut untuk mengangkut hasil kebun maupun menjalankan aktivitas lainnya.

Selain membantu pengerjaan fisik, kehadiran Babinsa juga menjadi penyemangat bagi masyarakat agar tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan selama proses pembangunan berlangsung.(Farisa)