Babinsa dan Warga Bersatu, Perakitan Jembatan Gantung Gihang Terus Dikebut

0

BOLMUT –  Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 1303-13/Kaidipang Sertu Muhlis Pontoh, berdiri di tengah warga, tak sekadar memberi arahan, tetapi turut menggerakkan tangan dan tenaga. Bersama masyarakat, ia melanjutkan perakitan serta penganyaman besi blok angkur, bagian penting dalam pembangunan jembatan gantung di Desa Gihang Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Selasa (28/04/2026).

Tak ada jarak antara TNI dan rakyat. Seragam loreng menyatu dengan peluh warga. Mereka bekerja dalam satu irama yaitu gotong royong yang telah menjadi jati diri bangsa.

Pembangunan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam mempercepat pemerataan infrastruktur. Namun di lapangan, lebih dari sekadar program, kegiatan ini menjelma menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan penuh semangat, Sertu Muhlis Pontoh menyampaikan bahwa kehadiran TNI bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga memastikan rakyat tidak berjalan sendiri dalam menghadapi keterbatasan.

“Kami akan selalu hadir bersama rakyat. Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk pengabdian, agar masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan ini. Jembatan ini bukan hanya penghubung wilayah, tetapi penghubung harapan,” tuturnya.

Warga pun menyambut dengan antusias. Tanpa diminta, mereka hadir, membawa tenaga dan semangat. Di tengah keterbatasan, mereka memilih untuk bergerak bersama, percaya bahwa setiap anyaman besi yang terpasang adalah langkah menuju kehidupan yang lebih baik.(Farisa)