Kasdim Bolmong Hadiri Pelatihan Barista BAZNAS, Dorong Keterampilan Jadi Modal Kemandirian

0

Kotamobagu – Secangkir kopi mungkin terlihat sederhana, tetapi di balik aroma dan cita rasanya terdapat peluang yang semakin terbuka bagi masyarakat untuk membangun usaha dan menciptakan sumber penghasilan secara mandiri.

Semangat itulah yang terlihat dalam Pelatihan Teknis UMKM “Barista” yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Kotamobagu yang bertempat di Aula Totabuan Makodim 1303/Bolmong, Selasa (15/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1303/Bolmong Mayor Cke Nirwan dan dibuka oleh Asisten I Kota Kotamobagu Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E. Turut hadir Ketua BAZNAS Kota Kotamobagu Kamal Babay, S.E., Staf Khusus Bidang UMKM Rudini Sako, S.E., perwakilan Kementerian Agama Jasarimul Manantun, S.E., M.E., perwakilan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Veky Manoppo, S.E., serta para narasumber dan peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Asisten I Kota Kotamobagu menyampaikan bahwa perkembangan usaha kuliner dan minuman, termasuk industri kopi, terus mengalami pertumbuhan dan menjadi salah satu peluang ekonomi yang menjanjikan.

Menurutnya, keterampilan barista bukan hanya berkaitan dengan kemampuan meracik kopi, tetapi juga mencakup teknik penyajian, menjaga kualitas produk, pelayanan kepada pelanggan hingga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan dunia usaha.

Karena itu, peserta diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan maupun sertifikat yang diperoleh selama pelatihan. Keterampilan tersebut perlu diterapkan untuk memasuki dunia kerja, membuka usaha secara mandiri maupun mengembangkan usaha yang telah berjalan.

Pemerintah Kota Kotamobagu juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda dan masyarakat yang memiliki kemauan untuk berkembang.

Di tengah upaya tersebut, kehadiran TNI melalui Kasdim 1303/Bolmong Mayor Cke Nirwan menjadi bagian dari semangat membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Bagi Kodim 1303/Bolmong, ruang pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dari pembinaan teritorial. Tidak hanya hadir dalam aspek keamanan dan pertahanan, TNI juga berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan yang memiliki manfaat sosial dan ekonomi.

Kasdim 1303/Bolmong Mayor Cke Nirwan menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara unsur pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha dan masyarakat agar program pemberdayaan dapat memberikan dampak nyata.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal untuk membuka peluang kerja maupun usaha baru, sehingga pelatihan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar melahirkan kemandirian.

“Keterampilan akan memiliki nilai yang lebih besar ketika dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, serta lingkungan. Karena itu, kami berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh dan mengembangkan ilmu yang diperoleh menjadi peluang usaha yang produktif,” tutur Kasdim Bolmong.(Farisa)