Taklukan Medan Terjal, Plt Bupati Sitaro Cek Langsung Sumber Mata Air Gunung Tamata
SITARO – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus memperkuat langkah menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat di tengah kondisi cuaca panas dan potensi kekeringan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, SE, MM, turun langsung memantau kondisi sumber mata air Gunung Tamata yang berada di wilayah Kampung Peling, Kecamatan Siau Barat, Kamis (27/8/2026).
Pemantauan tersebut dilakukan setelah sebelumnya Heronimus bersama tim meninjau sumber mata air Danau Kapeta. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan sumber-sumber air baku yang ada tetap terjaga dan dapat menunjang kebutuhan masyarakat.
Untuk mencapai sumber mata air Gunung Tamata, rombongan harus menempuh perjalanan melalui jalur Kampung Pangilorong, Kecamatan Siau Timur Selatan. Jalur tersebut dinilai relatif lebih landai, namun medan menuju lokasi tetap cukup berat dan menantang.
Rombongan harus melewati jalur menanjak dengan kondisi medan ekstrem. Sejumlah titik perjalanan bahkan berada di sisi jurang yang cukup dalam sehingga membutuhkan kehati-hatian.
Sejumlah warga turut membantu menunjukkan arah perjalanan hingga rombongan tiba di lokasi sumber mata air Gunung Tamata. Bantuan warga menjadi bagian penting dalam menyusuri jalur menuju sumber air yang berada pada ketinggian sekitar 1.000 kaki tersebut.
Meski harus melewati medan yang sulit, Heronimus bersama tim tetap melanjutkan perjalanan untuk melihat langsung kondisi sumber mata air.
“Kami ingin memastikan sumber mata air ini dalam kondisi baik dan dapat terus dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Heronimus.
Menurutnya, pemantauan langsung diperlukan agar pemerintah memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi sumber air di lapangan. Data tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam menentukan langkah yang diperlukan untuk menjaga keberlanjutan pasokan air bersih.
Terlebih, kondisi cuaca panas dan kekeringan yang berpotensi terjadi dapat berdampak terhadap ketersediaan air di sejumlah wilayah Sitaro.
Karena itu, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pemantauan satu sumber mata air, tetapi akan terus mengecek sumber-sumber air lainnya yang berpotensi menjadi sumber air baku bagi masyarakat.
“Pemantauan ini penting untuk mengetahui kondisi sumber air secara langsung, sehingga langkah yang diperlukan dapat segera dilakukan untuk menjaga pelayanan air bersih,” katanya.
Dalam peninjauan tersebut, Heronimus Makainas didampingi Danposal Siau Kapten Laut Jusak Cavien Tahulending, Direktur PDAM Sitaro Arter Tamaka, serta sejumlah pimpinan dan perwakilan OPD terkait.
Pemerintah Kabupaten Sitaro memastikan pemantauan sumber mata air akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan air daerah sekaligus memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.