Antisipasi Kekeringan, Plt Bupati Heronimus Makainas Pantau Sumber Air Danau Kapeta dan SPAM

0 1.003

SITARO – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mulai memperkuat langkah antisipasi terhadap potensi gangguan pasokan air bersih di tengah ancaman musim kering dan dampak El Nino.

Langkah tersebut dilakukan dengan memastikan kondisi sumber-sumber air yang menjadi tumpuan kebutuhan masyarakat tetap terjaga. Salah satu lokasi yang mendapat perhatian adalah sumber mata air Danau Kapeta serta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Plt Bupati Sitaro Heronimus Makainas bersama Kapolres Sitaro AKBP Ronald Andry Mauboy turun langsung meninjau kondisi sumber air tersebut, Kamis (27/8/2026). Keduanya didampingi Direktur PDAM Sitaro Arter Tamaka.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sumber air sekaligus mengantisipasi kemungkinan penurunan debit apabila periode panas dan kering berlangsung lebih panjang.

Heronimus mengatakan, kondisi sumber air perlu mendapat perhatian sejak dini. Menurutnya, pemerintah tidak boleh menunggu hingga terjadi krisis air baru mengambil langkah penanganan.

“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kita harus memastikan sumber-sumber air tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Heronimus.

Ia menilai pemantauan secara berkala penting dilakukan untuk mengetahui setiap perubahan kondisi sumber air. Dengan deteksi lebih awal, pemerintah bersama pengelola layanan air dapat mengambil langkah yang diperlukan apabila mulai terjadi gangguan terhadap pasokan maupun distribusi.

Menurutnya, keberlanjutan pelayanan air bersih tidak hanya ditentukan oleh keberadaan fasilitas SPAM dan jaringan distribusi. Kondisi sumber mata air serta lingkungan di sekitarnya juga menjadi faktor penting yang harus dijaga.

Karena itu, masyarakat turut diharapkan berperan dalam menjaga sumber-sumber air dan menggunakan air secara bijak, terutama apabila kondisi kering berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Di sisi lain, Kapolres Sitaro AKBP Ronald Andry Mauboy menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi dampak kekeringan.

Menurutnya, pemerintah daerah, PDAM, kepolisian dan masyarakat perlu memiliki kesiapsiagaan yang sama sehingga setiap persoalan terkait ketersediaan maupun distribusi air dapat ditangani dengan cepat.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk mencegah gangguan pelayanan berkembang menjadi persoalan yang lebih luas di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap air bersih.

Antisipasi yang dilakukan Pemkab Sitaro ini menjadi bagian dari upaya memastikan sumber daya air tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan, sekalipun tekanan akibat kondisi kering meningkat.

Danau Kapeta dan fasilitas SPAM pun menjadi titik penting yang akan terus dipantau sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan air bersih di Kabupaten Sitaro.