Hengky Honandar Ajak ASN dan Masyarakat Bitung Bergotong Royong Kirim Bantuan untuk Sitaro

0

BITUNG, Indo-news.id — Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE, memimpin rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung dalam rangka menindaklanjuti pengumpulan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). 

Rapat tersebut digelar di Merdeka Lounge, Rabu (7/1/2026), sebagai wujud kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kota Bitung terhadap daerah yang sedang dilanda musibah.

Rapat Forkopimda ini dihadiri langsung oleh Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf I Dewa Made Juniartha, serta Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bitung, Justisi Devli Wagiu SH MH, Sekda Ir IGN Rudy Theno ST MT MAP serta jajaran pemerintah Kota Bitung.

Dalam arahannya, Wali Kota Hengky Honandar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bitung akan membuka pos bantuan bagi korban bencana banjir bandang di Kabupaten Sitaro. 

Namun demikian, ia menekankan bahwa bantuan yang dikumpulkan tidak dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa barang-barang kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan oleh para korban.

“Bantuan yang kita fokuskan adalah bantuan barang, bukan uang tunai. Ada tiga prioritas utama, yakni kebutuhan bayi dan lansia seperti pampers, pakaian anak-anak, pakaian layak pakai, serta kasur. Selain itu, bahan makanan pokok seperti beras dan kebutuhan sejenis juga sangat dibutuhkan,” ujar Hengky Honandar.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa pengumpulan bantuan akan dimulai dari lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Bitung. 

Bantuan dari ASN bersifat sukarela dan tidak ada unsur paksaan. Setiap orang dipersilakan memberikan bantuan sesuai kemampuan masing-masing.

“Tidak dipaksakan. Mau satu potong baju, satu bungkus gula pasir, satu dus mi instan, atau satu paket pampers, semuanya sangat berarti. Yang penting adalah niat tulus untuk membantu saudara-saudara kita di Sitaro,” jelasnya.

Pos pengumpulan bantuan dikoordinasikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung, dengan lokasi posko di BPD. 

Pengumpulan bantuan dijadwalkan berlangsung mulai 7 Januari hingga 18 Januari 2026. 

Selain ASN, Pemerintah Kota Bitung juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat umum serta perusahaan swasta yang ingin turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Kepada pihak swasta, Hengky kembali menegaskan bahwa bantuan yang diberikan juga harus berupa barang, bukan uang tunai, dan disesuaikan dengan tiga kategori kebutuhan prioritas yang telah ditetapkan. 

Seluruh bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui posko di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, sebelum dibawa langsung ke lokasi bencana di Kabupaten Sitaro.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong serta mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar para korban bencana di Kabupaten Sitaro, sekaligus menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat Kota Bitung terhadap sesama.