Hengky Honandar Pastikan Program Pro Rakyat Tetap Jalan di Tengah Efisiensi

0

BITUNG, Indo-news.id — Pemerintahan Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE dan Wakil Wali Kota Randito Maringka S.Sos (HHRM) memastikan keberlanjutan program-program prioritas pada tahun anggaran 2026, meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. 

Salah satu program yang kembali dilanjutkan adalah pembagian seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bitung.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Hengky Honandar saat memimpin apel kerja perdana Pemerintah Kota Bitung yang digelar pada Senin (5/1/2026). 

Dalam kesempatan itu, Hengky menegaskan bahwa program seragam sekolah gratis merupakan bagian dari visi dan misi pemerintahan HHRM di bidang pendidikan, yang bertujuan meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di Kota Bitung.

Sebelumnya, program pembagian seragam sekolah gratis telah mulai direalisasikan pada Desember 2025 di Kecamatan Lembeh Selatan dan Kecamatan Lembeh Utara. 

Pelaksanaan awal ini menjadi fondasi bagi perluasan program pada tahun 2026 yang akan menyasar siswa SD dan SMP di kecamatan lainnya secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Selain sektor pendidikan, Pemerintah Kota Bitung juga melanjutkan perhatian terhadap masyarakat pesisir melalui program bantuan rumpon bagi nelayan. 

Hingga saat ini, dua unit rumpon telah direalisasikan, dengan Kelurahan Pasir Panjang di Kecamatan Lembeh Selatan menjadi wilayah pertama yang menerima bantuan tersebut. 

Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga pesisir, serta mendorong pertumbuhan sektor perikanan di Kota Bitung.

Meski mengakui adanya tantangan akibat efisiensi anggaran nasional, Hengky Honandar bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka tetap optimis bahwa seluruh program prioritas akan berjalan pada tahun 2026. 

Hengky menegaskan bahwa pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap, dengan tetap mengedepankan skala prioritas dan kebutuhan riil masyarakat.

Dalam arahannya kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), Hengky Honandar juga memberikan penekanan kuat terkait etos kerja dan orientasi pelayanan publik. 

Hengky Honandar menegaskan bahwa ASN Pemerintah Kota Bitung harus fokus bekerja untuk melayani negara dan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi maupun pimpinan daerah. 

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat merupakan tugas utama dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“ASN mengabdi untuk negara dan masyarakat. Pelayanan publik harus menjadi prioritas utama,” tegas Hengky di hadapan peserta apel kerja perdana.

Lebih lanjut, Wali Kota juga memastikan bahwa seluruh hak ASN akan dibayarkan tanpa penundaan. 

Ia menyampaikan bahwa Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) ASN tahun 2024 yang masih tertunggak akan segera direalisasikan pembayarannya pada tahun 2026. 

Kepastian ini diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan ASN sekaligus menciptakan stabilitas kinerja birokrasi.

Dengan keberlanjutan program seragam sekolah gratis, bantuan rumpon bagi nelayan, serta kepastian pemenuhan hak ASN, pemerintahan Hengky Honandar dan Randito Maringka menegaskan arah kebijakan yang konsisten pada pelayanan publik dan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat Kota Bitung.