BITUNG, Indo-news.id—Pemerintah Kota Bitung menyatakan dukungan terhadap program kerja Badan Pengurus Kaum Bapak Katolik (KBK) Keuskupan Manado yang berencana menjadikan Kota Bitung sebagai proyek percontohan atau pilot project pelaksanaan berbagai program organisasi, khususnya yang menyentuh kehidupan keluarga, gereja, dan masyarakat.
Rencana tersebut menjadi salah satu materi pembicaraan dalam kunjungan Badan Pengurus KBK Keuskupan Manado yang dipimpin Ketua KBK Keuskupan Manado, Dr. Charles Ngangi, bersama jajaran pengurus.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Ketua KBK Paroki MRPR, Arthur Mahiue, Ketua LC Paroki MRPR, Youce Sumuruk, serta Bendahara KBK Kevikepan Tonsea, Ronald Raco.
Salah satu program yang diperkenalkan KBK Keuskupan Manado mengusung motto Pro Familia, Ecclesia et Patria, yang berarti untuk keluarga, gereja, dan tanah air.
Melalui semangat tersebut, KBK ingin menghadirkan program kerja yang tidak hanya memperkuat kehidupan organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam pembahasan itu, Kota Bitung diproyeksikan menjadi daerah percontohan penerapan program kerja KBK Keuskupan Manado.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi model keterlibatan kaum bapak Katolik dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi.
Salah satu perhatian KBK adalah kesiapan kaum bapak Katolik untuk membantu pemerintah daerah mengendalikan inflasi, khususnya melalui gerakan penanaman cabai di lahan-lahan tidur yang tersedia di wilayah Kota Bitung.
Pemanfaatan lahan yang belum produktif untuk ditanami cabai dinilai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Selain membantu meningkatkan ketersediaan komoditas pangan, gerakan tersebut juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah ketika terjadi peningkatan kebutuhan.
Pemerintah Kota Bitung menyambut positif berbagai program yang disampaikan KBK Keuskupan Manado.
Dukungan terutama diberikan terhadap kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mampu menggerakkan perekonomian di tingkat keluarga maupun lingkungan.
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE, juga menekankan pentingnya KBK memperhatikan program prioritas organisasi.
Hengky Honandar menyampaikan pembinaan iman umat harus menjadi perhatian utama dan dimulai dari lingkungan keluarga masing-masing.
Hal ini sejalan dengan motto KBK Keuskupan Manado yang menempatkan keluarga sebagai salah satu fondasi utama dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.
Pembinaan iman dari dalam keluarga diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kehidupan Kristiani, membangun karakter, serta mendorong terciptanya keluarga yang harmonis dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Dengan rencana menjadikan Bitung sebagai pilot project, sinergi antara KBK Keuskupan Manado dan Pemerintah Kota Bitung diharapkan tidak berhenti pada pembahasan program, tetapi dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat dalam tiga bidang utama, yakni penguatan iman keluarga, dukungan terhadap kehidupan gereja, serta kontribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bitung.