Koperasi KSPS APPSI Bitung Resmi Dibuka, Fokus Jual Sembako Bulog

9

BITUNG, Indo-news.id — Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPP APPSI), Muhammad Mujiburohman, mengingatkan pengurus dan anggota Koperasi KSPS APPSI Bitung agar mengelola koperasi secara serius, disiplin, dan berorientasi pada pengembangan usaha.

Pesan tersebut disampaikan Mujiburohman kepada media seusai pembukaan koperasi di Kota Bitung.

Ia menegaskan bahwa membangun dan mengembangkan usaha koperasi membutuhkan kerja keras, konsistensi, serta komitmen seluruh pengurus dan anggota.

Meski demikian, Mujiburohman mengaku optimistis koperasi tersebut dapat berkembang karena para pengurusnya memiliki pengalaman dalam menjalankan usaha sebagai pedagang.

“Dibutuhkan kerja keras untuk mengembangkan usaha, tetapi saya optimistis para pengurus yang merupakan pedagang sudah berpengalaman dalam mengelola usaha,” ungkap Mujiburohman, Rabu (21/10/2026)

Menurutnya, pengalaman para pedagang dalam menjalankan aktivitas perdagangan dapat menjadi modal penting untuk membangun koperasi yang produktif dan mampu memberikan manfaat bagi anggotanya.

Karena itu, pengelolaan koperasi perlu dilakukan dengan perencanaan yang matang, kedisiplinan dalam menjalankan usaha, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar.

Dengan pengelolaan yang baik, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga berkembang sebagai sarana ekonomi yang memberikan peluang usaha bagi para pedagang.

Menanggapi pesan tersebut, Sekretaris Koperasi KSPS APPSI Bitung, Budi Rahmollah, menyatakan kesiapannya untuk bekerja serius dan disiplin dalam mendorong pengembangan koperasi agar semakin baik dan berkualitas.

Ia mengatakan, koperasi akan memprioritaskan penjualan sejumlah produk kebutuhan pokok, terutama komoditas yang dipasok melalui Perum Bulog.

“Kita akan fokus menjual produk sembako dari Bulog, di antaranya Minyakita sesuai harga HET, beras SPHP, gula, dan sejumlah produk air mineral sesuai kapasitas usaha koperasi,” kata Budi.

Rencana tersebut diarahkan untuk menjadikan koperasi sebagai salah satu sarana usaha yang dapat menyediakan kebutuhan pokok bagi masyarakat sekaligus membuka peluang perdagangan bagi anggota APPSI di Kota Bitung.

Penjualan Minyakita dengan mengacu pada harga eceran tertinggi (HET), beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta gula menjadi bagian dari rencana pengembangan usaha koperasi.

Namun, pelaksanaan penjualan tetap memerlukan dukungan ketersediaan pasokan, mekanisme distribusi, dan pengelolaan usaha yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui rencana tersebut, Koperasi KSPS APPSI Bitung diharapkan dapat memperluas kegiatan ekonomi organisasi pedagang.

Selain memperkuat usaha koperasi, akses terhadap produk kebutuhan pokok juga berpotensi membantu masyarakat memperoleh barang yang dibutuhkan dengan harga sesuai ketentuan.

Peresmian koperasi tersebut turut disaksikan Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Bitung, Jerry Gerung, anggota DPRD Kota Bitung, Denny Liemitang, Direktur Utama Perumda Pasar Kota Bitung, Ramlan Mangkialo, Direktur Operasional Perumda Pasar, Vanny Kaunang serta pengurus koperasi dan pengurus DPD APPSI Kota Bitung.

Dengan mengandalkan pengalaman para pedagang dan komitmen pengurus dalam menjalankan usaha, Koperasi KSPS APPSI Bitung diharapkan dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Pengembangan usaha berbasis kebutuhan pokok juga diharapkan membuka ruang kolaborasi dengan Bulog dan pihak terkait, sekaligus memperkuat peran koperasi dalam mendukung perekonomian pedagang serta masyarakat Kota Bitung.