Sorotan Tajam! Proyek Hotmix Rp80 Juta di Desa Cibatu Diduga Pakai Aspal Kualitas Rendah, Baru 2 Minggu Sudah Rusak

0

Purwakarta,Indonews– Pembangunan jalan lingkungan yang dilaksanakan Pemerintah Desa Cibatu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta menuai sorotan publik.

Proyek hotmix di Kampung Karajan RT 02 RW 01 dengan anggaran Rp80.000.000 untuk volume panjang 161 meter dan lebar 2,5 meteritu diduga kuat menggunakan material aspal berkualitas rendah.

Proyek hotmix di Kampung Karajan RT 02 RW 01 dengan anggaran Rp80.000.000 untuk volume panjang 161 meter dan lebar 2,5 meteritu diduga kuat menggunakan material aspal berkualitas rendah.

Hasil investigasi di lapangan menunjukkan sejumlah kejanggalan. Tampak kasat mata, lapisan aspal tidak merata dan bergelombang. Tekstur permukaan kasar, tidak elastis, dan mudah patah. Bahkan, di beberapa titik sudah ditemukan aspal yang terkelupas padahal usia pengerjaan baru seumur jagung.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga bahwa jalan tidak akan bertahan lama dan berpotensi menjadi pemborosan anggaran. Proyek yang bersumber dari Dana Desa Tahap 1 Tahun 2026 tersebut sejatinya bertujuan memperbaiki infrastruktur jalan yang sebelumnya rusak.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya secara tegas. “Baru dua minggu dihotmix, sekarang sudah rusak lagi. Bagaimana pertanggungjawabannya? Uang rakyat jangan dibuat main-main,” ucapnya, Senin 05/05/2026.

Secara regulasi, proyek yang tidak sesuai spesifikasi teknis berpotensi melanggar ketentuan pengelolaan keuangan desa dan prinsip akuntabilitas penggunaan dana publik. Karena itu, publik mendesak Inspektorat, Dinas PUTR, dan Aparat Penegak Hukumuntuk segera melakukan audit investigatif terhadap realisasi pekerjaan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Kepala Desa, Sekretaris Desa, maupun Tim Pelaksana Kegiatan belum membuahkan hasil. Saat disambangi ke kantor desa, seluruh unsur terkait tidak berada di tempat. (Arif M)