Sidak Pasar Girian, HHRM Pastikan Harga Bapok Stabil

0

BITUNG, Indo-news.id—Pemerintah Kota Bitung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Girian, Kota Bitung, Kamis (12/3/2026).

Hal ini untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka S.Sos.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir IGN Rudy Theno ST MT MAP, Staf Ahli Wali Kota Rudy Ponamon, Asisten II Michael Sondakh, Kepala Dinas Perdagangan Rudy Wongkar, Kepala Dinas Kesehatan dr Pitter Lumingkewas, Camat Girian, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya seperti Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Pendidikan.

Rombongan pemerintah kota menyusuri sejumlah lapak pedagang di Pasar Girian untuk memantau langsung kondisi harga berbagai bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya yang biasanya mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan.

Wali Kota Bitung Hengky Honandar mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, harga bahan pokok di Pasar Girian masih dalam kondisi normal dan stabil.

“Dari hasil sidak yang kami lakukan, harga bahan pokok di pasar masih normal. Memang ada sedikit selisih harga antara sesama pedagang, tapi itu hal yang biasa terjadi di pasar,” ujar Hengky Honandar.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bitung akan terus melakukan pemantauan secara berkala melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar guna menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang Idul Fitri yang biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

Menurutnya, pemerintah daerah juga akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap aman di pasar.

“Kami melalui Perumda Pasar akan terus memonitor kondisi harga. Kami juga akan berkolaborasi dengan Forkopimda serta Bulog agar harga beras khususnya bisa tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan,” jelasnya.

Selain memantau harga bahan pokok, sidak tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk berdialog langsung dengan para pedagang terkait kondisi perdagangan serta ketersediaan barang di pasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bitung Rudy Wongkar menyampaikan bahwa berdasarkan data pemantauan yang dilakukan pihaknya, kondisi harga bahan pokok tahun ini relatif lebih stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Rudy, pada tahun 2025 harga sejumlah bahan pokok sudah mengalami kenaikan sejak awal memasuki bulan puasa. 

Namun situasi tersebut tidak terjadi pada tahun ini.

“Berdasarkan hasil pemantauan kami dari Dinas Perdagangan, harga bahan pokok dibanding tahun sebelumnya masih aman. Tahun 2025 baru memasuki bulan puasa harga bahan pokok sudah naik, tetapi untuk tahun 2026 sampai saat ini masih sangat normal,” ungkap Rudy Wongkar.

Pemerintah Kota Bitung berharap kondisi stabilitas harga sembako ini dapat terus terjaga hingga perayaan Idul Fitri nanti, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang terjangkau.

Melalui kegiatan sidak pasar ini, pemerintah juga ingin memastikan bahwa distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga di pasar.