Muda Berprestasi, BPJN Sulut Punya Satker Penerima Penghargaan Satyalancana

0

SULUT – Kepala satuan kerja (Kasatker) Wilayah I Balai pelaksana jalan nasional (BPJN) XV Sulawesi Utara (Sulut), Ir. Ringgo Radetyo, ST., M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menyiagakan alat berat di titik rawan bencana untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar, terutama menjelang akhir tahun dan Idul Fitri 2026.

Pria penerima penghargaan Satyalancana Pembangunan dari Presiden RI atas kontribusi luar biasa di bidang infrastruktur pada tahun 2024 dikenal berdedikasi tinggi.

Dimana penghargaan Satyalancana Pembangunan adalah tanda kehormatan untuk meghargai warga negara Indonesia yang berjasa besar dalam lapangan pembangunan negara Republik Indonesia secara umum maupun pada bidang tertentu.

Dibulan Ramadhan ini, Ringgo sigap dalam penanganan darurat dan siaga bencana yang aktif dalam memprioritaskan penanganan longsor.

Ringgo Radetyo dinilai berprestasi dalam memimpin PJN Wilayah I, dengan beberapa pencapaian menonjol sepanjang 2025 hingga awal 2026,

Dibawah kepemimpinannya, PJN Wilayah I Sulawesi Utara berhasil melakukan preservasi dan perbaikan jalan nasional sehingga kondisinya dinilai semakin mulus, andal, dan aman bagi pengguna jalan.

Kinerjanya sepanjang tahun 2025 banyak apresiasi dari pemerintah daerah, pengguna jalan, dan pelaku usaha transportasi, terutama karena pengerjaan yang dinilai sesuai standar teknis Kementerian PUPR.

Ringgo menegaskan komitmen untuk membongkar proyek perbaikan jalan yang tidak sesuai spesifikasi atau standar teknis.

Ditahun anggaran 2026 ini, Ringgo memimpin pengelolaan anggaran (pagu tahun 2026 efektif sekitar Rp 90 Miliar) dengan berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan secara maksimal meskipun dalam keterbatasan anggaran.

Tak hanya itu, Ringgo dinilai mampu menggerakkan tim untuk percepatan preservasi jalan, salah satunya di ruas jalan nasional Airmadidi – BTS Kota Tondano.

Ringgo Radetyo dikenal dengan gaya kepemimpinan yang fokus pada tindakan nyata dan pelayanan infrastruktur yang optimal.

Selain itu Ringgo panggilan akrabnya selalu bersahaja dengan masyarakat bawah, menengah dan keatas.

Ia tak sungkan – sungkan menerima laporan dari mana saja termasuk awak media mulai dari kritikan serta masukan di tampung dan di serap untuk di kaji kembali serta respon cepat dalam menangani keluhan warga terkait pekerjaan dilapangan.