INDO-NEWS.ID,Minut_Masyarakat Minahasa Utara diminta waspada terhadap modus penipuan yang beredar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Baru-baru ini, identitas Bupati Minahasa Utara Joune Ganda disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menipu warga.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik, Asriyadi Lalompoh, secara resmi mengimbau masyarakat agar tidak mudah tertipu oleh nomor telepon yang menggunakan profil atau nama kepala daerah.
“Kami menghimbau agar warga tidak mudah tertipu oleh nomor telepon yang menggunakan profil atau nama kepala daerah,” ujar Asriyadi Lalompoh, Sabtu (14/2/26).
Kasus ini terungkap setelah pelaku mencoba melancarkan aksinya kepada salah satu aparat desa (Hukum Tua), dengan menawarkan transaksi penjualan emas menggunakan nama bupati.
“Kami menegaskan bahwa nomor tersebut bukan milik Bupati Joune Ganda. Masyarakat harus selektif dan melakukan verifikasi melalui saluran komunikasi resmi pemerintah jika menerima pesan mencurigakan,” tambah Asriyadi.
Ia menegaskan bahwa pejabat daerah, termasuk bupati, tidak pernah menggunakan nomor pribadi tidak resmi untuk melakukan transaksi bisnis atau permintaan tertentu kepada masyarakat maupun perangkat desa.
“Jika warga menerima pesan serupa yang mengatasnamakan bupati disarankan mengabaikannya atau segera melaporkannya ke pihak kepolisian,” tandas Asriyadi. (Rommy)
