Pipa Bak 500 Wangurer Bocor Warga Paceda dan Sekitarnya Terdampak, Perumda Air Minum Gercep Lakukan Perbaikan 

0

BITUNG, Indo-news.id – Kebocoran pipa pada Bak 500 Wangurer berdampak pada terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kota Bitung. 

Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung memastikan telah menurunkan tim teknis untuk melakukan perbaikan guna memulihkan pelayanan secepatnya.

Direktur Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, Alfred Salindeho, SE, MM, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan tersebut. 

Salindeho menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan kebocoran pipa bak 500 Wangurer.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Tim teknis sudah kami turunkan untuk segera melakukan perbaikan agar pelayanan air bersih bisa kembali berjalan normal,” ujar Alfred Salindeho, Jumat (13/2/2026)

Menurutnya, kebocoran pipa tersebut mempengaruhi tekanan dan distribusi air bersih ke sejumlah kawasan, khususnya di wilayah Wangurer dan Paceda. 

Perbaikan dilakukan secara darurat dengan memprioritaskan titik kebocoran utama agar suplai air dapat segera dipulihkan.

Adapun wilayah yang terdampak gangguan distribusi air bersih akibat kebocoran pipa Bak 500 Wangurer antara lain kompleks Kakenturan 1 SD Cokro, Pardo, Nabati, kompleks Pateten 3, kompleks Unyil, kompleks Kadodan, Nafiri, Colombo, kompleks BTN, Pertamina dan Dongeng serta kompleks Kantor Lurah Paceda.

Selain itu, gangguan juga dirasakan di kompleks Mawumalondo, kompleks Puncak Indah Paceda, kompleks sekitar Puskesmas Paceda, kompleks Lorong Kubur Wangurer Utara, kompleks Rudis Wali Kota, kompleks Rudis Staf Wali Kota, serta kompleks Perum Pemda.

Perumda Duasudara mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk sementara dapat melakukan penghematan penggunaan air serta menampung air jika distribusi mulai kembali normal secara bertahap.

Alfred menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai target.

Ia berharap setelah perbaikan selesai, tekanan air dapat kembali stabil dan pelayanan air bersih kepada pelanggan tidak lagi mengalami gangguan.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan. Mohon dukungan dan pengertian masyarakat selama proses perbaikan berlangsung,” katanya.

Gangguan distribusi akibat kebocoran pipa Bak 500 Wangurer ini menjadi perhatian serius manajemen Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, mengingat instalasi tersebut merupakan salah satu titik penting dalam sistem distribusi air bersih di wilayah tersebut.

Perumda memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang, termasuk pengecekan rutin jaringan pipa dan infrastruktur pendukung lainnya.

Dengan langkah cepat yang dilakukan tim teknis, diharapkan pelayanan air bersih di wilayah terdampak dapat segera pulih sepenuhnya dan masyarakat kembali memperoleh suplai air secara normal.