Kebakaran Lahan Persawahan di Bolmut, Babinsa dan Warga Berjibaku Padamkan Api
BOLMUT – Kebakaran melanda lahan persawahan masyarakat di Desa Tomuagu, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Jumat (2/10/2026). Api mulai terlihat sekitar pukul 10.00 Wita dan membakar lahan persawahan yang berada di sekitar kawasan perkebunan kelapa masyarakat.
Kebakaran diketahui seorang warga bernama Apin (45) ketika melintas di Jalan Trans Sulawesi. Melihat api membakar lahan, warga tersebut kemudian melaporkan kejadian kepada Babinsa, pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Babinsa Koramil 1303-14/Bolangitang kemudian berkoordinasi dengan Tim Pemadam Kebakaran dan aparat desa. Sambil menunggu kedatangan petugas pemadam, Babinsa bersama warga melakukan upaya pemadaman secara manual dengan peralatan yang tersedia.
Sekitar pukul 11.30 Wita, Tim Pemadam Kebakaran tiba di lokasi. Pemadaman kemudian dilakukan bersama-sama oleh petugas, Babinsa, aparat desa dan warga.
“Prioritas kami saat itu adalah mencegah api meluas, terutama karena lokasi kebakaran berdekatan dengan kebun kelapa masyarakat,” ujar Komandan Kodim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P., saat dikonfirmasi.
Sekitar pukul 13.30 Wita, sebagian besar api berhasil dipadamkan. Namun, sejumlah titik api masih terlihat di tengah persawahan karena sulit dijangkau kendaraan pemadam. Babinsa bersama aparat desa dan warga kemudian melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali api.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian sementara berupa lahan persawahan masyarakat yang terbakar dengan luas sekitar 3 hektare. Berdasarkan informasi awal di lapangan, api diduga berasal dari puntung rokok. Kondisi rumput yang kering dan angin kencang diduga turut mempercepat penyebaran api.
Dandim 1303/Bolmong meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama selama kondisi kering. “Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan jangan membuka lahan dengan cara membakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas ketika kondisi lahan kering dan angin bertiup cukup kencang,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan kebakaran di Desa Tomuagu menunjukkan pentingnya koordinasi sejak kejadian pertama diketahui. “Respons masyarakat, Babinsa, pemerintah desa dan petugas pemadam menjadi bagian penting dalam mengendalikan situasi. Yang paling penting adalah keselamatan warga dan mencegah api menjalar ke kawasan lainnya,” tutur Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo.(Farisa)