Progres Koperasi Desa di Bolmong Raya Beragam, Kodim 1303 Dorong Percepatan
KOTAMOBAGU – Satu per satu pondasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai dibangun, menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat dalam memperkuat ekonomi berbasis gotong royong. Di balik proses tersebut, peran aktif TNI melalui jajaran Kodim 1303/Bolaang Mongondow hadir sebagai penggerak, pendamping, sekaligus penyemangat.
Hingga saat ini, progres pembangunan KDKMP di wilayah Kodim 1303/Bolmong menunjukkan dinamika yang beragam. Sejumlah desa masih berada pada tahap awal dengan capaian antara 0 hingga 10 persen, di antaranya Desa Mataindo Utara (0,15%), Bohabak Dua (0,25%), Binuni (0,05%), Saleo Satu (0,03%), hingga Mopugad Utara Satu (1,80%). Kondisi ini menjadi perhatian serius untuk terus didorong percepatannya, Senin (04/05/2026).
Namun demikian, optimisme tetap terjaga. Dua titik menunjukkan progres signifikan yakni Desa Labuan Uki Kabupaten Bolaang Mongondow yang telah mencapai 70,10 persen dan Desa Halabolu Kabupaten Bolaang Selatan dengan capaian 71,30 persen. Bahkan, empat desa telah menuntaskan pembangunan hingga 100 persen, yaitu Desa Tadoy Kabupaten Bolmong, Desa Pilolahunga Kabupaten Bolsel, Desa Pontodon Timur Kota Kotamobagu, dan Desa Tangagah Kabupaten Bolsel.
Saat dikonfirmasi, Komandan Kodim 1303/Bolaang Mongondow Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa kehadiran TNI bukan sekadar mengawal, tetapi juga menjadi bagian dari solusi.
“Kami hadir untuk memastikan setiap proses berjalan dengan baik. Koperasi Merah Putih ini adalah instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa. TNI akan terus mendorong percepatan melalui pendampingan, komunikasi sosial, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Dandim.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberhasilan beberapa desa menjadi bukti nyata bahwa kerja sama yang solid mampu menghasilkan capaian optimal.
“Yang sudah berhasil 100 persen harus menjadi contoh dan motivasi bagi desa lainnya. Semangat gotong royong adalah kekuatan utama kita dalam menyukseskan program nasional,” tutur Dandim. (Farisa)