Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Muba Lepas Kontingen POPDA XVIII Sumsel 2026

4

SEKAYU – Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berlangsung khidmat dan semarak. Acara ini dirangkaikan dengan pelepasan resmi kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVIII Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Kamis (29/10/2026).

Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha Tohet, S.H., hadir langsung dalam kegiatan yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati; Pemuda untuk Indonesia” ini. Acara tersebut juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, organisasi kepemudaan, serta ratusan atlet dan pelatih kontingen POPDA Muba.

Dalam sambutannya saat membacakan pesan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Bupati Toha menegaskan bahwa Sumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah yang menyatukan keberagaman sekaligus memperkokoh identitas Indonesia sebagai satu bangsa. Ia menilai, nilai-nilai historis tersebut harus diimplementasikan oleh generasi muda saat ini melalui karakter yang patriotik, gigih, dan penuh empati.

“Kemajuan sejati dimulai dari manusia; dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang pantang menyerah, dan dari kepedulian yang mendalam terhadap sesama,” ujar Bupati Toha.

Ia juga membakar semangat generasi muda Muba untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pemuda masa kini tidak hanya dituntut memiliki kapasitas untuk memimpin, tetapi juga harus memiliki ketulusan untuk melayani masyarakat.

Pada momen utama acara, Bupati Toha secara resmi melepas kontingen Muba yang akan berkompetisi di POPDA XVIII Sumsel di Palembang pada 2–7 November 2026. Ia berpesan agar para atlet bertanding secara maksimal, menjunjung tinggi nilai sportivitas, dan menjaga nama baik Kabupaten Musi Banyuasin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Muba, Dr. M. Fariz, S.S.T.P., M.M., melaporkan bahwa kontingen Muba akan berlaga di sembilan cabang olahraga (cabor). Sembilan cabor tersebut meliputi atletik, bulu tangkis, tinju, pencak silat, wushu, tenis lapangan, panjat tebing, senam, dan taekwondo.

“Keikutsertaan Muba dalam ajang ini bukan sekadar mengejar piala, melainkan menjadi ruang strategis bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri, menambah pengalaman, dan mengukir prestasi,” jelas Fariz.

Lebih lanjut, Fariz menambahkan bahwa Pemkab Muba berkomitmen penuh dalam pengembangan kapasitas pemuda di luar bidang olahraga. Dukungan nyata telah disalurkan kepada 23 organisasi kepemudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), serta berbagai komunitas kepemudaan melalui program penguatan kapasitas dan pemberdayaan.

“Pemkab Muba ingin selalu hadir untuk memfasilitasi dan mendukung pemuda agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kreatif, berprestasi, dan memiliki daya saing tinggi,” imbuhnya.

Fariz juga merefleksikan bahwa jika pemuda pada 28 Oktober 1928 berjuang untuk mempersatukan bangsa, maka tugas generasi hari ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut melalui torehan prestasi, integritas, karya nyata, dan kepedulian sosial.

Acara pelepasan dan peringatan HSP ke-98 ini kemudian ditutup secara meriah dengan pengundian doorprize yang didukung penuh oleh Bank Sumsel Babel.(Santy)