Agustinus Dipercaya Pimpin KSOP Bitung, Pengalaman di Berbagai Pelabuhan Jadi Modal

0

BITUNG, Indo-news.id—Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Bitung menggelar acara pisah sambut Kepala Kantor dari Yefri Meidison, M. Mar.E kepada Agustinus, ST., MT. 

Pergantian pimpinan ini menjadi bagian dari dinamika penugasan dan penyegaran organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Dalam agenda tersebut, tidak hanya terjadi pergantian Kepala Kantor KSOP Kelas I Bitung.

Sejumlah pejabat juga mengalami pergeseran tugas, termasuk empat pejabat yang berpindah penugasan serta satu pejabat yang mendapat promosi ke Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Bitung.

Sementara itu, sejumlah pejabat baru yang disebut akan mengisi posisi di lingkungan KSOP Kelas I Bitung yakni Jasra Yusri Irawan, SE., MM., Suleman Langge, ST., M.Si., dan Wim Parulian Hutajulu.

Pergantian jabatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kinerja organisasi, serta menjaga kualitas pelayanan kepelabuhanan di Kota Bitung.

Sebagai salah satu kawasan pelabuhan penting di Sulawesi Utara, Bitung memiliki peran strategis dalam mendukung arus logistik, aktivitas perdagangan, serta mobilitas penumpang dan barang.

Agustinus dipercaya Menteri Perhubungan untuk memimpin KSOP Kelas I Bitung.

Penugasan tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab baru dalam memastikan fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran, pengawasan aktivitas kepelabuhanan, serta pelayanan kepada para pengguna jasa berjalan dengan baik.

Sebelum dipercaya menduduki jabatan tersebut, Agustinus tercatat memiliki pengalaman di sejumlah posisi strategis di lingkungan KSOP.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala KSOP Gresik dan Kepala KSOP Banjarmasin.

Pengalaman lainnya mencakup penugasan sebagai Kepala KSOP Kelas I Sorong serta Pelaksana Harian (Plh.) Kepala KSOP Kelas I Bitung.

Riwayat penugasan itu menjadi bekal bagi Agustinus dalam menjalankan tanggung jawab barunya.

Pengalaman memimpin kantor pelabuhan di sejumlah wilayah dapat menjadi modal untuk memahami tantangan operasional, membangun koordinasi dengan pemangku kepentingan, serta memperkuat pelayanan kepelabuhanan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam menjalankan tugas di Bitung, kepemimpinan baru juga akan berhadapan dengan kebutuhan untuk menjaga sinergi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, operator pelabuhan, pelaku usaha, serta berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan maritim.

Dengan pengalaman yang dimiliki Agustinus dan dukungan seluruh jajaran, KSOP Kelas I Bitung diharapkan terus menjalankan fungsi pengawasan dan pelayanan kepelabuhanan secara optimal, sekaligus menjaga keselamatan serta keamanan pelayaran di wilayah kerjanya.