Dari Gotong Royong, Harapan Akses Lebih Baik Tumbuh di Desa Werdi Agung Selatan

0

BOLMONG  – Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII yang berada di Desa Werdi Agung Selatan, Kecamatan Dumoga Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow, memasuki hari ke-19 pada Senin (12/10/2026). Pada tahap ini, Babinsa Koramil 1303-07/Dumoga, Sertu I Wayan Dana, bersama warga mengerjakan pemasangan besi gelagar dan batu pondasi untuk sayap jembatan.

Jembatan beton yang dibangun di atas Sungai Tayap tersebut memiliki ukuran 10 meter x 4 meter. Pemasangan besi gelagar dan pengerjaan pondasi menjadi bagian dari tahapan konstruksi yang memerlukan ketelitian serta pelaksanaan sesuai perencanaan teknis.

Keterlibatan Babinsa dalam pekerjaan bersama warga menunjukkan dukungan TNI terhadap kegiatan pembangunan di wilayah binaan. Melalui gotong royong, personel TNI dan masyarakat terlibat dalam upaya mendukung pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat menunjang mobilitas warga.

Keberadaan jembatan penghubung di wilayah pedesaan berpotensi membantu kelancaran aktivitas masyarakat, termasuk pergerakan orang dan distribusi hasil usaha. Namun, manfaat tersebut baru dapat dirasakan setelah pembangunan selesai dan jembatan dinyatakan layak digunakan.

Babinsa Koramil 1303-07/Dumoga, Sertu I Wayan Dana menyampaikan bahwa kerja sama menjadi unsur penting dalam mendukung pembangunan.

“Pekerjaan ini membutuhkan kebersamaan, ketelitian, dan tanggung jawab. Kami bersama warga berupaya mendukung proses pembangunan agar berjalan dengan baik sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Babinsa.

Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Werdi Agung Selatan menjadi salah satu bentuk kegiatan infrastruktur yang melibatkan partisipasi masyarakat dan dukungan aparat kewilayahan. Selain mendorong tersedianya akses penghubung, kegiatan bersama tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.(Farisa)