Gotong Royong di Bigo Selatan, Pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Bolas Terus Berlanjut

0

BOLMUT — Di tengah aktivitas pembangunan yang terus berjalan, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan akses penghubung yang lebih baik. Memasuki hari ke-16 pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII, Babinsa bersama warga Desa Bigo Selatan kembali bekerja bahu-membahu, memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Pada Sabtu (10/10/2026), Serma Harun Idrus, Babinsa Koramil 1303-13/Kaidipang, bersama masyarakat melaksanakan pekerjaan lanjutan pembangunan Jembatan Garuda berjenis beton yang membentang di atas Sungai Bolas, Desa Bigo Selatan, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Kegiatan difokuskan pada perakitan besi untuk lantai dasar jembatan serta melanjutkan pengecoran bantalan jembatan. Kedua pekerjaan tersebut merupakan bagian penting dalam proses pembangunan konstruksi yang membutuhkan ketelitian, kerja sama, dan kesiapan material agar tahapan berikutnya dapat dilaksanakan dengan baik.

Dengan ukuran 6 meter × 4 meter, jembatan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat setempat. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah, sehingga akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dapat semakin terbantu setelah pembangunan selesai dan jembatan dapat digunakan.

Di lokasi pembangunan, pekerjaan dilakukan melalui gotong royong. Setiap tahapan yang dikerjakan menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur membutuhkan kontribusi bersama, mulai dari tenaga, koordinasi, hingga kepedulian terhadap fasilitas yang nantinya dimanfaatkan masyarakat.

Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan bagian dari program pembangunan 5.000 Jembatan Garuda yang disebut dalam laporan kegiatan sebagai program Presiden Republik Indonesia. Pelaksanaannya di Desa Bigo Selatan diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung kebutuhan infrastruktur penghubung masyarakat di daerah.

“Pembangunan jembatan ini bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga tentang bagaimana kami bersama masyarakat membangun semangat kebersamaan. Kami berharap Jembatan Garuda ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi warga, membantu memperlancar mobilitas, dan mendukung aktivitas sehari-hari. Karena itu, kami terus mendorong gotong royong dengan tetap memperhatikan ketelitian pekerjaan dan keselamatan selama proses pembangunan,” ujar Serma Harun Idrus.(Farisa)