BITUNG, Indo-news.id— Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE didampingi Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny Ellen Honandar Sondakh SE, melakukan ziarah ke sejumlah makam mantan Wali Kota Bitung, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kota Bitung yang akan diperingati pada 10 Oktober 2026 mendatang.
Ziarah juga menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengabdian para pemimpin yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan Kota Bitung.
Sejumlah kepala perangkat daerah (KPD) ikut mendampingi Wali Kota dan Ketua TP PKK dalam kegiatan tersebut.
Berdasarkan undangan kegiatan, rombongan ziarah dibagi dalam empat tim yang mengunjungi makam sejumlah mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Di antara nama yang tercantum dalam agenda tersebut yakni mantan pemimpin Kota Bitung diantaranya Robert K. Lahindo, Milton Kansil, Wempie Alexander Worang, Hanny Sondakh, Karel Lasut Senduk, Cornelius Supit, Max Lumintang dan Sinyo Harry Sarundajang.
Rangkaian ziarah kemudian berakhir di makam mantan Wali Kota Bitung Sinyo Harry Sarundajang yang berada di Desa Kawangkoan, Kabupaten Minahasa.
Di lokasi tersebut, Hengky Honandar bersama Ellen Honandar Sondakh dan jajaran pemerintah daerah memberikan penghormatan kepada para pemimpin yang telah mendahului.
Suasana penghormatan dilanjutkan dengan hening cipta sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian mereka selama memimpin Kota Bitung.
Ziarah makam ini tidak hanya menjadi agenda seremonial dalam rangkaian HUT Kota Bitung.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi jajaran Pemerintah Kota Bitung untuk kembali mengingat perjalanan panjang pemerintahan daerah serta kontribusi para pemimpin terdahulu dalam membangun Kota Bitung.
Sebelum melaksanakan ziarah, Pemerintah Kota Bitung terlebih dahulu menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila di lapangan kantor Wali Kota, Kamis (1/10/2026).
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan setiap 1 Oktober.
Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia Kota Bitung, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan sejarah daerah, menghargai jasa para pendahulu dan memperkuat semangat melanjutkan pembangunan bagi masyarakat.