Wawali Randito Maringka Bersama 30 Pejabat Jalani Tes Narkoba, BNN: Hasilnya Negatif 

0

BITUNG, Indo-news.id — Pemerintah Kota Bitung menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga integritas dan profesionalitas aparatur sipil negara dengan menggelar tes narkoba bagi para pejabatnya. 

Kegiatan ini berlangsung di ruang SH Sarundajang, Senin (13/4/2026), dan diikuti langsung oleh Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S Sos, bersama 30 pejabat di lingkup Pemkot Bitung.

Tes narkoba tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh pejabat publik di Kota Bitung bebas dari penyalahgunaan zat terlarang. 

Pemeriksaan yang dilakukan mencakup berbagai jenis narkoba, baik yang dikonsumsi melalui suntik, obat-obatan terlarang, maupun zat yang dihirup.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung, Altin Abraham Tumengkol, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas narkoba. 

Ia menegaskan bahwa tes ini tidak berhenti pada tahap pertama saja.

“Selain 30 pejabat yang sudah dilakukan tes narkoba, akan dilakukan tahap kedua. Hal ini untuk memastikan bahwa seluruh pejabat Pemkot Bitung benar-benar tidak terindikasi sebagai pengguna narkoba,” ujar Altin Tumengkol, Senin (13/4/2026)

Menurutnya, masih ada sejumlah pejabat yang belum mengikuti tes karena sedang berada di luar daerah. 

Oleh karena itu, Pemkot Bitung akan menjadwalkan kembali pelaksanaan tes narkoba lanjutan agar seluruh pejabat dapat terlibat dalam pemeriksaan tersebut tanpa terkecuali.

Langkah ini juga mendapat dukungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bitung yang turut terlibat dalam proses pemeriksaan. 

Humas BNN Kota Bitung, Mellisa Bintang, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa hasil tes terhadap 30 pejabat tersebut menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Seluruh pejabat yang telah menjalani tes narkoba dinyatakan negatif,” ungkap Mellisa Bintang.

Hasil ini menjadi indikator awal bahwa lingkungan birokrasi di Pemkot Bitung masih dalam kondisi yang sehat dan terbebas dari pengaruh narkoba. 

Meski demikian, pemerintah tidak ingin lengah dan tetap melanjutkan program pengawasan melalui tes lanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan aparatur pemerintah. 

Dengan adanya tes narkoba secara berkala, diharapkan tercipta budaya kerja yang disiplin, transparan, serta bertanggung jawab terhadap tugas dan pelayanan publik.

Pemkot Bitung menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. 

Pemeriksaan narkoba terhadap pejabat juga diharapkan dapat memberikan contoh positif bagi masyarakat luas dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.

Dengan hasil negatif yang diperoleh pada tahap pertama ini, Pemkot Bitung optimistis dapat terus menjaga kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui aparatur yang profesional dan bebas dari narkoba.