Pilar Harmonis Nusantara Resmi Hadir di Bitung Bawa Semangat Persatuan dan Program Sosial untuk Masyarakat
BITUNG, Indo-news.id — Sebuah organisasi kemasyarakatan baru bernama Pilar Harmonis Nusantara resmi dibentuk di Kota Bitung pada Senin (30/3/2026).
Organisasi ini hadir sebagai wadah kolaborasi sosial yang mengedepankan nilai persatuan, kebersamaan, serta aksi nyata dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Pembentukan organisasi ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan gerakan sosial yang tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga berorientasi pada penguatan solidaritas dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Pilar Harmonis Nusantara digagas oleh Tim 7 yang terdiri dari sejumlah tokoh dengan peran strategis, yakni Yuliati Saridin SE sebagai Ketua Umum, Cherry Unmehopa sebagai Ketua Harian Internal, Denie Ansiga sebagai Ketua Harian Eksternal, Anneke Yohanes sebagai Sekretaris Harian, Hendrik Saray sebagai Ketua Pelaksana Harian, Royke Tangkere sebagai Sekretaris Umum, serta Ningsry Datau sebagai Bendahara Umum.
Kegiatan pembentukan organisasi dibuka secara resmi oleh Denie Ansiga yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Eksternal.
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh pihak untuk menyatukan visi dan komitmen dalam membangun organisasi yang kuat dan berlandaskan nilai kebersamaan.
“Pilar Harmonis Nusantara harus menjadi kekuatan baru dalam membangun hubungan sosial yang lebih harmonis di tengah masyarakat. Organisasi ini tidak hanya sebagai identitas formal, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata,” ujarnya.
Hal tersebut juga menjadi poin penting dalam diskusi yang berlangsung selama kegiatan. Para peserta sepakat bahwa organisasi ini harus bergerak aktif, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Para peserta didorong untuk meninggalkan perbedaan di masa lalu dan fokus pada tujuan bersama, yakni membangun masyarakat yang harmonis dan saling mendukung.
Nilai saling menghormati, menjaga silaturahmi, serta menghindari konflik menjadi pesan utama yang terus ditekankan.
Ketua Umum Pilar Harmonis Nusantara, Yuliati Saridin SE, menyampaikan bahwa organisasi ini akan fokus pada kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
“Kami ingin organisasi ini menjadi penggerak terciptanya masyarakat yang harmonis, mandiri, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pilar Harmonis Nusantara telah merumuskan sejumlah langkah strategis, di antaranya membangun sinergi lintas elemen, mendorong kegiatan sosial berkelanjutan, serta memperkuat sektor ekonomi masyarakat.
Selain itu, organisasi ini juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperluas jangkauan dan dampak program.
Dalam menjalankan aktivitasnya, Pilar Harmonis Nusantara berpegang pada lima nilai utama, yaitu kepedulian, kebersamaan, integritas, aksi nyata, dan dampak nyata.
Nilai-nilai ini menjadi fondasi dalam setiap program dan kegiatan organisasi.
Organisasi ini juga memperkenalkan filosofi logo sebagai identitas yang sarat makna.
Simbol pilar tunggal melambangkan fondasi kuat kehidupan bermasyarakat yang mencerminkan nilai Ketuhanan, Persatuan, Keadilan Sosial, Kesejahteraan, dan Keharmonisan.
Elemen cahaya pada pilar menggambarkan nilai spiritual, sementara warna emas dan lingkaran melambangkan kesejahteraan serta keharmonisan yang menyeluruh.
Dengan latar peta Indonesia, Pilar Harmonis Nusantara menegaskan komitmennya untuk hadir dan berkontribusi di berbagai wilayah Nusantara.