PLN UP3 Tahuna–Kejari Sangihe Salurkan Bansos untuk 44 Anak Yayasan Daruzzahra dan Listrik Gratis bagi Warga Prasejahtera
INDO-NEWS.ID,Tahuna_ PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna kembali menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan.
Berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe, PLN menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 44 anak di bawah naungan Yayasan Daruzzahra serta memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera.
Langkah ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, yang sumber dananya berasal dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pegawai Muslim PLN yang dipotong setiap bulannya untuk disalurkan kepada mereka yang berhak menerima (Mustahik).
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin di wilayah kepulauan ini. Ia menegaskan bahwa PLN tidak hanya fokus pada keandalan infrastruktur kelistrikan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat.
“Listrik adalah jantung dari pembangunan, namun kepedulian adalah nyawa dari pelayanan kami. Kehadiran PLN di Kepulauan Sangihe bukan sekadar urusan teknis kabel dan tiang, melainkan tentang bagaimana setiap insan PLN dapat menebar manfaat sosial. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kejari Sangihe dalam memastikan bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan,” ungkap Usman.
Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo, menyampaikan bahwa sinergi antar lembaga menjadi kunci efektivitas program bantuan sosial di wilayah terluar.
“Melalui YBM PLN, kami berupaya menyalurkan amanah pegawai untuk menyentuh sisi-sisi kemanusiaan. Kolaborasi bersama Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe hari ini menjadi bukti bahwa ketika institusi negara bergerak bersama, dampaknya akan lebih kuat dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam menghadirkan akses listrik yang layak bagi keluarga prasejahtera,” tambah Dimas.
Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe, I Bagus Putra Gede Agung, S.Si., S.H., M.H., menekankan bahwa keterlibatan institusinya dalam aksi sosial ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara untuk rakyat.
“Kejaksaan memiliki fungsi penegakan hukum, namun di sisi lain, kami juga memiliki tanggung jawab sosial sebagai bagian dari masyarakat Sangihe. Kami bangga dapat bermitra dengan PLN dalam kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga yakni pangan dan energi. Ini adalah wujud nyata humanity dalam pelayanan publik,” tegas Bagus.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini diwarnai raut bahagia dari 44 anak Yayasan Daruzzahra. Bapak Fadli Abdullah Bachmid, pengurus yayasan, menyampaikan rasa harunya atas perhatian yang diberikan.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PLN dan Kejaksaan. Bantuan sembako ini sangat membantu operasional harian anak-anak kami. Lebih dari itu, perhatian ini memberikan mereka semangat bahwa mereka tidak sendirian, ada banyak pihak yang peduli pada masa depan mereka,” ungkap Fadli.
Selain sembako, momen mengharukan terjadi saat penyalaan listrik gratis secara simbolis di rumah keluarga prasejahtera. Program listrik gratis ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima, memberikan penerangan untuk anak-anak belajar di malam hari, serta membuka peluang ekonomi kecil di rumah.
PLN UP3 Tahuna berkomitmen untuk terus konsisten menjalankan program-program sosial serupa sebagai bagian dari pilar kepedulian lingkungan dan sosial, guna menciptakan ekosistem kehidupan yang lebih baik dan terang di seluruh pelosok Kepulauan Sangihe. (*/Rommy)