Babinsa Bersama Tenaga Kesehatan Bergerak Cepat Data Anak Stunting di Buntalo
BOLMONG – Upaya mewujudkan generasi sehat dan berkualitas terus dilakukan melalui langkah nyata di tingkat desa. Di tengah kesibukan pelayanan kesehatan masyarakat, sinergi antara aparat kewilayahan dan tenaga kesehatan kembali terlihat saat Babinsa turun langsung membantu proses pendataan anak stunting di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow.
Babinsa Koramil 1303-11/Lolak Sertu Ronald T. Wuaten, melaksanakan kegiatan Kemampuan Teritorial (Puanter) dengan mendampingi tenaga kesehatan dalam proses pengambilan data anak stunting dan anak yang masuk dalam kategori rentan stunting. Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Buntalo Desa Buntalo Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat (06/03/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Ronald bekerja bersama Ibu Miftha Bumulo, Amd.Kep, yang merupakan perawat Puskesmas Buntalo. Keduanya melakukan pendataan sekaligus memverifikasi kondisi anak-anak yang masuk dalam kategori stunting maupun yang berisiko mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Lolak.
Pendataan ini menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah menekan angka stunting melalui langkah preventif dan pemetaan yang akurat di tingkat desa. Dengan data yang valid, program penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sertu Ronald T. Wuaten mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.
“Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab moral untuk ikut hadir di tengah masyarakat, termasuk mendukung program kesehatan. Pendataan ini penting agar anak-anak yang membutuhkan perhatian dapat segera ditangani. Harapan kami, melalui kerja sama dengan tenaga kesehatan dan masyarakat, generasi muda di desa dapat tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Babinsa akan terus berperan aktif mendampingi berbagai program pembangunan di wilayah binaannya, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, tenaga kesehatan Puskesmas Buntalo menyambut baik keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Kehadiran aparat kewilayahan dinilai sangat membantu dalam memperkuat koordinasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini. (Farisa)