Sokong Ketahanan Pangan, Kopda Utomo Dampingi Petani Desa Cempaka Olah Hasil Panen
BOLMONG – Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat kembali memberikan dampak positif bagi produktivitas warga binaan. Di bawah terik matahari Dusun Dua, Desa Cempaka, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Babinsa Koramil 1303-12/Sangtombolang, Kopda Utomo, turun langsung membantu petani menjemur jagung hasil panen, Minggu (08/02/2026).
Aksi nyata ini merupakan wujud pengabdian tanpa sekat yang dilakukan aparat teritorial dalam mendampingi warga. Kopda Utomo tampak membaur bersama Bapak Sandre Beddu, menghampar dan merapikan butiran jagung di atas alas penjemuran guna memastikan kualitas hasil panen tetap terjaga sebelum dijual atau disimpan.
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas Pembinaan Teritorial (Binter) yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh sendi-sendi ekonomi masyarakat. Melalui keterlibatan langsung, Babinsa berupaya memberikan motivasi kepada para petani agar tetap produktif dalam mengelola hasil pertanian mereka.
“Kami hadir untuk memberikan solusi dan bantuan semampu kami. Ketika warga bekerja, Babinsa harus siap turun tangan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Kopda Utomo di sela-sela kegiatannya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Babinsa di wilayah harus mampu menjadi penguat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat desa.
Bapak Sandre Beddu, pemilik hasil panen tersebut, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa. Menurutnya, kehadiran Kopda Utomo sangat membantu meringankan pekerjaan fisiknya.
“Kami merasa sangat terbantu dan diperhatikan. Kehadiran Bapak Babinsa yang tidak segan ikut kepanasan membantu kami menjemur jagung memberikan dorongan semangat tersendiri bagi kami para petani di sini,” ungkap Sandre.
Sinergi yang tercipta di lapangan ini membuktikan bahwa TNI AD senantiasa hadir sebagai mitra strategis masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan di wilayah pedesaan. (Farisa)
