Musrenbang Kecamatan Talawaan, Pelajar hingga DPRD Bersinergi Tentukan Prioritas Pembangunan
INDONEWS.ID,,Minut_Pemerintah Kecamatan Talawaan menegaskan komitmennya terhadap pembangunan inklusif dan partisipatif melalui tiga agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan di BPU Kantor Desa Talawaan, Rabu (04/2/26).
Tiga agenda tersebut adalah Musrenbang Anak, Pra Musrenbang Tematik Stunting, dan Musrenbang RKPD Kecamatan Talawaan Tahun 2027.
Musrenbang dihadiri Wakil Ketua DPRD Cynthia Erkles, Anggota DPRD Chris Yodi Longdong, Kadis PMD Fredrik Tulengkey, Danramil 1310-04/Dimembe Kapten Czi Roby Wicaksono, Kepala Bappeda Hanny Tambani,Kasus Talawaan dan para Hukum Tua se-Kecamatan Talawaan.
Camat Talawaan Alexander Warbung, mengatakan Musrenbang Anak diikuti perwakilan dari 12 desa.
“Kegiatan ini bertujuan melibatkan generasi muda dalam menentukan prioritas pembangunan yang ramah anak dan inklusif,” ujarnya.
Sementara Pra Musrenbang Tematik Stunting digelar untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting, sejalan dengan prioritas nasional dan daerah. Kegiatan ini melibatkan dinas terkait, perangkat desa, dan tokoh masyarakat.
Pada Musrenbang RKPD, tercatat 51 usulan pembangunan dari 12 desa. Setelah divalidasi Bappeda Minahasa Utara, jumlah usulan disepakati menjadi 50, dengan ketentuan satu desa satu prioritas.
Camat Warbung berharap seluruh usulan desa dapat terakomodir sebagai prioritas pembangunan di tingkat kabupaten.
Dalam kesempatan, Wakil Ketua DPRD Minahasa Utara Cynthia Erkles, menekankan pentingnya menindaklanjuti arahan Presiden terkait pengelolaan sampah. “Pengelolaan sampah menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan harus menjadi perhatian seluruh desa,” ujar Erkles.
Sementara itu, Anggota DPRD Minut, Chris Yodi Longdong, menambahkan bahwa usulan desa yang belum terakomodir akan diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran DPRD. “Kami akan memastikan aspirasi masyarakat didengar dan diperjuangkan,” jelasnya.
Pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Talawaan diharapkan menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, terintegrasi, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan pemerintah.
