banner kpu

Bersama BPOM Manado dan Disdagkop UKM Kotamobagu Gelar Penyuluhan Pedagang Pasar di Pasar 23 Maret

0

KOTAMOBAGU – Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kota Kotamobagu menggelar kegiatan penyuluhan bagi para pedagang pasar di Pasar 23 Maret Kotamobagu pada hari Selasa, 16 Juli 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para pedagang tentang pentingnya keamanan pangan di pasar.

Sekretaris Disdagkop UKM Kotamobagu, Apri Paputungan, mengungkapkan bahwa penyuluhan ini adalah bagian dari upaya untuk memastikan bahwa makanan yang dijual di pasar aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

“Tujuan penyuluhan ini adalah agar para pedagang dapat meningkatkan kepedulian dan pengetahuan mereka tentang keamanan pangan di pasar,” ujarnya.

Acara ini melibatkan berbagai narasumber yang kompeten, termasuk perwakilan dari BPOM Manado, Dinas Kesehatan Kotamobagu, serta UPTD Puskesmas Gogagoman.

Para narasumber ini memberikan materi mengenai berbagai aspek keamanan pangan, mulai dari cara penyimpanan makanan yang baik hingga cara mengidentifikasi makanan yang sudah tidak layak konsumsi.

Apri menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 40 pedagang yang sehari-hari berjualan di Pasar 23 Maret. Mereka diberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kualitas makanan yang dijual.

“Peserta penyuluhan adalah para pedagang yang ada di Pasar 23 Maret, berjumlah 40 orang,” tambahnya.

Penyuluhan ini juga menjadi momentum bagi para pedagang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang tantangan yang mereka hadapi dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan. Selain itu, mereka juga diajak untuk lebih proaktif dalam melaporkan jika ada temuan makanan yang mencurigakan atau tidak layak konsumsi kepada pihak berwenang.

Kegiatan penyuluhan ini merupakan salah satu program unggulan Disdagkop UKM Kotamobagu dalam rangka meningkatkan standar keamanan pangan di pasar tradisional. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para pedagang dapat lebih memahami dan menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam kegiatan jual beli sehari-hari.

Selain memberikan pengetahuan, penyuluhan ini juga bertujuan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan bersama.

“Kami berharap dengan adanya penyuluhan ini, para pedagang tidak hanya paham, tetapi juga bisa menjadi agen perubahan dalam meningkatkan keamanan pangan di pasar,” ujar Apri.

Balai BPOM Manado sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan ini juga memberikan penekanan pada pentingnya pengawasan dan kontrol terhadap makanan yang dijual di pasar.

Mereka memberikan tips praktis mengenai bagaimana cara menyimpan makanan dengan benar, cara mengenali tanda-tanda makanan yang sudah tidak layak konsumsi, dan pentingnya menjaga kebersihan tempat berjualan hingga bahaya makanan yang mengandung borax dan zat berbahaya lainnya.

Dinas Kesehatan Kotamobagu dan UPTD Puskesmas Gogagoman turut serta memberikan kontribusi dalam kegiatan ini dengan memberikan informasi mengenai dampak kesehatan dari mengonsumsi makanan yang tidak aman. Mereka juga menyediakan layanan konsultasi kesehatan gratis bagi para pedagang yang hadir.

Dengan berbagai materi yang disampaikan dalam penyuluhan ini, para pedagang diharapkan dapat lebih siap dan waspada dalam menjaga kualitas makanan yang mereka jual. Penyuluhan ini bukan hanya tentang teori, tetapi juga memberikan panduan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Disdagkop UKM Kotamobagu menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat dan kualitas pangan di wilayahnya.

“Ini adalah langkah awal dari banyak langkah yang akan kami lakukan untuk memastikan bahwa makanan yang dijual di pasar-pasar tradisional aman dan sehat untuk dikonsumsi,” tutup Apri.

Dengan demikian, kegiatan penyuluhan ini tidak hanya bermanfaat bagi para pedagang, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kotamobagu yang bergantung pada pasar tradisional sebagai sumber utama kebutuhan pangan mereka. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk memastikan standar keamanan pangan yang tinggi di semua pasar di Kotamobagu.(***)