Terlibat Kasus Pengrusakan PT Conch, Irawan Damopolii: Status Tersangka Yasti Soepredjo Belum ada Kejelasan Hukum

0

INDO NEWS – Penanganan kasus pengrusakan kantor PT Conch North Sulawesi Cement (CNSC) yang dilakukan oleh Satpol PP dan Mantan Bupati Bolaang Mongondow, Yasti Soepredjo Mokoagow pada tahun 2017 silam, hingga saat ini belum memiliki ketetapan hukum yang jelas.

Hal tersebut sebagaimana dikatakan salah satu aktivis Bolaang Mongondow Raya (BMR), Irawan Damopolii. Kata dia, jika benar penyidik Polda Sulawesi Utara telah menerbitkan Surat Penetapan Penghentian Penyidikan (SP3), dalam perkara tersebut, seharusnya dapat dijelaskan secara detail kepada publik apa yang menjadi dasar penerbitan surat SP3 agar tidak menimbulkan multitafsir dimata masyarakat dalam penanganan hukum.

“Kasus ini dari awal sudah diketahui oleh publik maka harus ada transfaransi dari institusi kepolisian dalam hal ini Polda Sulut yang merupakan sumber informasi,” kata Irawan Jumat (27/05/2022).

Diketehaui, berdasarkan hasil gelar perkara, kasus tersebut penyidik Kepolisian Polda Sulawesi Utara (Sulut) telah menetapkan mantan Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Supredjo Mokoagouw sebagai tersangka pada Selasa, 25 Juli 2017 lalu.

Berdasarkan laporan yang ada, 27 anggota Satpol PP dan Mantan Bupati Bolaang Mongondow, Yasti Soepredjo Mokoagow telah melakukan tindak pidana kekerasan dan pengrusakan hingga menimbulkan kerugian materil berupa kerusakan bangunan sebanyak 11 unit, 240 buah kaca jendela dan 100 daun pintu pecah.

(Gito Mokoagow)