ktg

Bejat, Guru Ngaji di Bolsel Tegah Cabuli Murid Berusia 12 Tahun

0

INDO NEWS – Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), mengamankan seorang kakek guru ngaji dengan inisial AB (61), lantaran tengah melakukan perbuatan cabul terhadap anak yang masih berusiah 12 tahun.

Pelaku yang keseharianya beraktivitas sebagai guru ngaji itu, tegah melakukan hal yang tak senonoh terhadap korban yang masi tergolong dibawa umur. Hasil introgasi aparat Kepolisian, terlapor melakukan perbuatan tersebut karena untuk memperdalam dan memperoleh ilmu. Aksi bejat tersebut dilakukan kake 61 tahun ini di,
samping Masjid Desa Tonala, Kecamatan Posigadan, Bolsel.

Kapolsek Posigadan IPDA Taufik Anis SE, saat dikonfirmasi atas peristiwa yang ada mengatakan, pelaku dilaporkan oleh orang tua korban ke Mapolsek Posigadan pada Juma’at (04/06/21) lantaran diduga telah melakukan pencabulan terhadap anaknya.

“Iya tersangka di laporkan pada hari jumaat kemarin, dan kami sudah mengamankan terlapor karena mengingat jangan sampai terjadi tindakan anarkis dari keluarga korban ” kata Taufik Minggu (06/06/2021).

Mantan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kotamobagu ini juga menambahkan, terlapor yang diamankan ini adalah seorang kakek (61) guru ngaji , warga Desa Tonala, Kecamatan Posigadan. Sedangkan korbannya merupakan anak didiknya di pengajian desa tersebut. “Tersangka tengah kami amankan di rumahnya pada Sabtu 05 juni 2021 sekitar pukul 11.00 WITA kemarin,” ungkapnya.

Disinggung soal pasal yang nantinya akan diterapkan dalam kasus tersebut, Taufik mengatakan, 82 ayat (1) Undang Undang nomor 17 tahun 2016 Tentang peraturan pemerintah pergantian Undang Undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang Undang nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. “Proses penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut, kami tinggal menunggu hasil visum,” ungkapnya.

(Gito Mokoagow)