ktg

Diduga Milik Mantan Ketua DPRD Kotamobagu, Pihak Kepolisian Tindak Lanjuti Bak Rendaman Emas Poyowa Besar

0

INDO NEWS – Adanya keluhan masyarakat terkait keberadaan bak rendaman material emas yang berada tepat di pinggiran sungai Moayat, Desa Poyowa Besar Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan, ditangapi pihak Kepolisian Polres Kotamobagu.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kotamobagu, AKP Angga Maulana SIK, melalui Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter), AIPTU Tedd R Mandagi, mengatakan, terkait keluhan masyarakat, pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang ada. “Jika terbukti, kita akan proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Mandagi Selasa (13/04/2021).

Diketahui, hal ini sebagaimana diungkapkan salah satu warga saat bersua INDO NEWS, Minggu (11/04/2021) kemarin, menurutnya, selain mengancam kelangsungan hidup sumberdaya perikanan, keberadaan bak tersebut, juga dapat membahayakan keselamatan warga masyarakat Desa Poyowa Besar.

“Ini merupakan pencemaran lingkungan yang dapat mengancam keselamatan warga di sekitar sungai. Apalagi, limbah pengolahan material emas yang mengunakan bahan beracun jenis cianida, tengah dibuang ke aliran suangai moayat,” ungkap salah satu sumber yang meminta namanya tidak dipublis.

Sementra itu, Kepala Desa Poyowa Besar Satu, Yandi Mokoagow, saat dikonfirmasi terkait keberadaan bak rendaman emas tersrbut mengatakan, “Kami belum menerima laporan resmi dari pihak masyarakat,” kata Yandi.

Keberadaan bak rendaman emas di sungai moayat Desa Poyowa Besar Satu, lanjut dia, pihaknya baru mendapatkan informasi itu. “Saya baru mengetahui di pingiran sungai moayat ada bak rendaman emas,” ungkapnya.

Berdasarkan sumber yang ada, bak rendaman pengolahan emas dengan mengunakan bahan kimia jenis sianida ini, merupakan milik salah satu oknum mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu.

(Gito Mokoagow)