ktg

Lakukan Pemeriksaan Ahli, Dua Perkara Pencemaran Nama Baik Berunjung Pidana

0

INDO NEWS – Delapan bulan terakhir di tahun 2020 ini, Polres Kotamobagu tengah menangani 28 kasus pencemaran nama baik melalui media sosial dengan WhatsApp atau akun Facebook.

Hal ini sebagaimana dikatakan Kapolres Kotamobagu melalui Kasat Reskrim AKP M Fadli SIK, kata dia, dari 28 laporan polisi tentang pencemaran nama baik melalui medsos semuanya akan kita proses sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang – undangan yang berlaku. “Saat ini ada dua laporan yang kita sedang lakukan pemeriksaan sanksi ahli,” kata Kasat Reskrim Kamis (13/08/2020) pagi tadi.

Sementara itu, Kanit III, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) AIPTU Tedd R Mandagi juga menambahkan,  Dua berkas perkara yang sedang dilakukan pemeriksaan sanksi ahli terkait pencemaran nama baik melalui

status WhatsApp dan laporan pencemaran nama baik Kepala Desa Bilalang Satu di akun facebook milik Hi. Agus Oga. “Setelah dilakukan pemeriksaan sanksi ahli, kita lakukan gelar perkara penetapan kasus tersebut,” katanya.

Terkait pasal yang akan diterapkan dalam perkara tersebut Mandagi menjelaskan, Pasal 27 ayat (3) UU ITE ini diatur dalam Pasal 45 ayat (3) UU 19/2016. “Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.750.000.000,00 (tujuh ratus lima puluh juta rupiah,” ujarnya.

(Gito Mokoagow)