ktg

Dugaan Penjualan Lahan Hutan Lindung di Desa Mengkang, Fadli: Sedang Dilakukan Penyelidikan

0

INDO NEWS – Areal Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TN BNW), di pegunungan Tapa’ Ayat, Desa Mengkang, Kecamatan Lolayan, (Bolmong). Diduga tengah dijual oknum tak bertangung jawab.

Berdasarkan informasi yang ada, lahan seluas 40-an hektar yang masuk dalam kawasan hutan lindung telah dijual ke salah satu warga Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan. ” Lokasi pegunungan Tapa Ayat itu, sudah dijual ke salah satu warga Tanoyan. Setau saya, lahan tersebut masuk kawasan taman nasional,” ungkap salah satu sumber yang meminta namanya tidak dipublis.

Diketahui, Sebelumnya masyarakat Desa Mengkang sempat mengadakan rapat bersama perintis pemohon terkait pembebasan lahan atau penambahan luas perkebunan. Dalam rapat yang digelar juga ikut dilakukan pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk,  pengusulan pembebasan lahan tersebut.

Menurut sumber yang ada, ini merupakan pembodohan serta penipuan bagi masyarakat. Tak hanya itu, Ia juga meminta kepada aparat kepolisian agar dapat mengusut tuntas persoalan yang ada di Desa Mengkang ini.

Dengan adanya dugaan penjualan lahan tersebut, Kepala Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TN BNW) Supriyanto melaporkan kejadian ini kepada Aparat Kepolisian Polres Kotamobagu.

“Yah disitu cukup Komplek, jadi ada tanda cap merah, terus ada tanaman kecil yang dibawanya sudah dibersihkan. selain itu, ada juga tempat pengambilan sampel material yang memiliki kandungan emas,” kata Supriyanto saat ditemui Senin (29/6) siang tadi.

Supryanto juga mengaku pihaknya telah bekerjasama dengan pihak Kepolisian untuk sama – sama melakukan penyelidikan kasus tersebut.

“Dalam kegiatan patroli kami, telah mendapati perubahan kondisi lahan. Sementara, lokasi tersebut merupakan kawasan hutan lindung,” ujarnya

Sementara itu, Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati SIK, melalui Kasat Reskrim AKP M Fadli saat dikonfirmasi mengatakan, Laporan Taman Nasional atas dugaan penjualan serta perambahan hutan saat ini sedang dalam proses penyelidikan. “Laporan sudah kami terima untuk ditindak lanjuti,” siangkat Fadli. (Gito Mokoagow)