ktg

Tolak Gugatan Pemohon, Polres Kotamobagu Menangkan Praperadilan

0

INDO NEWS – Jajaran Kepolisian Resort Polres Kotamobagu akhirnya berhasil memenangkan gugatan sidang praperadilan yang dilakukan Welly Lewan, warga Desa Tungoi, Kecamatan Lolayan. Dalam gugatan sidang tersebut, Welly menuding aparat kepolisian melakukan upaya paksa penangkapan, penahanan dan penetapan tersangka yang dianggap tidak sesuai prosedur bagi dirinya.

Hal ini sebagaimana dikatakan Kapolres Kotamobagu AKBP Frasetya Sejati SIK, melalui Kasat Reskrin AKP M Fadli SIK, saat dikonfirmasi INDO NEWS, Senin (22/6) siang tadi. kata dia, Materi praperadilan yang diajukan  Weli Lewan melalui kuasa hukum  Jein Djauhari,SH,MH  adalah upaya paksa penangkapan, penahanan dan penetapan tersangka yang dianggap tidak sah atas Laporan Polisi Nomor : LP/ 361 / V /2020/Res Kotamobagu pada 7 Mei 2020 tentang pengelolaan Penambangan Emas Tanpa Izin di lokasi Perkebunan Potolo, Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan Kabupaten, Bolmong.

“Dalam gugatannya, pihak kuasa hukum berpendapat bahwa upaya paksa Penahanan, penangkapan dan penetapan tersangka yang dilakukan oleh Penyidik Polres Kotamobagu tidak sesuai dengan KUHAP,” kata Fadli

Mantan Kasat Reskrim Polres Tomohon ini juga menambahkan, Upaya penyelidikan

perkara pengelolaan pertambangan tanpa izin yang dilakukan Welly Lewan, tegah dilaksanakan sesuai prosedur yang tertuang dalam Undang – undang. “Proses penahanan serta penetapan tersangka kami lakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarny.

Diketahui, Dalam sidang gugatan tersebut, Tim Advokad Polres Kotamobagu yakni, AKP  Muhammad Fadli SIK, Aipda Zulkifli Darwis SH, Aiptu Irwan Pakaya, SH dan Briptu Rifo  Mawuntu,SH. (Gito Mokoagow)